Sunday, April 25, 2010

kesan pertama Lucid Lynx: Ubuntu 10.04 Beta-1

[Image: ubuntu.jpg] Versi beta pertama bergaya baru menggunakan theme 'Light', dengan Plugin yang menawarkan musik online dari Canonical dan kernel yang telah dioptimasi untuk Ubuntu 10.04 baru saja diluncurkan, satu hari setelah jawal resmi. Distro yang rencananya akan diterbitkan akhir bulan April 2010 mendatang dan mendapat julukan Lucid Lynx ini, disamping merupakan edisi LTS (Long Term Support), ia juga tampil dengan gaya baru dan membawa sejumlah peningkatan.
[Image: u1004_splash_560.jpg]

Dengan penerbitan versi Beta pertama, distro LTS yang menyediakan dukungan (update) jangka panjang (3 tahun untuk desktop dan 5 thaun untuk versi server) ini telah membekukan fitur untuk menjalani proses penyempurnaan selama satu bulan kedepan. Diantara fitur-fitur yang disertakan termasuk: Kernel 2.6.32, Glibc 2.11, X.Org 7.5 dengan X-Server 1.7, GNOME 2.30 Beta, KDE 4.4 (untuk versi Kubuntu), Firefox 3.6, OpenOffice 3.2. Aplikasi GIMP yang kali ini tidak lagi disertakan di media awal telah diganti dengan aplikasi yang lebih sederhana F-Spot. Secara keseluruhan, koleksi aplikasi hampir serupa dengan yang dibundel bersama versi Ubuntu 9.10.
[Image: u1004_boot_560.jpg]

Seperti Ubuntu versi-versi sebelumnya, Live-CD Lucid Lynx menjalani proses booting cepat tanpa masalah, dicoba di Acer One Netbook dan komputer "Jangkrik" (rakitan) Core Duo /Gigabyte. Dengan penggunaan theme 'Light' mulai versi ini, pengguna akan menemukan tampilan grafis yang berbeda secara menyeluruh sejak dari awal proses booting. Diawali dengan logo splash Ubuntu baru dengan bentuk font dan warna latar belakang yang berbeda, kemudian pilihan bahasa (pilihan Bahasa Indonesia di posisi nomor 2) semuanya dengan tampilan grafis gaya baru.

"User Experience" secara radikal berubah dan lebih segar, tidak seperti menu text pada versi sebelumnya, kini tersedia hanya dua pilihan yaitu menjalankan (mencoba) sebagai Live atau langsung menanamkannya (instalasi) ke hardisk menggunakan tampilan grafis yang lebih menarik. Sebagai ambien standar dipilih latar belakang menu warna gelap. Seperti biasa, pengguna dapat mengubah tampilan melalui menu Preference > Appearance, setelah Ubuntu dijalankan.
[Image: new_ubuntu10.04_560.jpg]

Bila sebagian menyambut baik kehadiran theme baru yang lebih segar ini, namun seperti banyak peralihan ke hal baru, kasus penyegaran theme dengan ambien standar yang gelap ini juga menuai perlwanan berupa kritik dari komunitas Ubuntu. Alotnya tarik ulur masalah ini membuat bapaknya Ubuntu Mark Shuttleworth harus turun tangan. Kendati tidak ada peluang menyamakan selera untuk semua umat Ubuntu, 'The Show Must Go On' dan pengguna harus menerima kedatangan Lucid Lynx dengan busana apa adanya. Untungnya, Ubuntu adalah keluarga Open Source yang memberi kebebasan kepada siapa saja untuk menghias menurut selera masing-masing dan dalam kenyataan akan tersedia sangat banyak pilihan variasi turunan Ubuntu dengan teknologi sama namun berpenampilan dan useabiliti beda dalam semangat "Bhineka Tunggal Ika", seperti BlankOn, Sabily, UbuntuXP, Linux Mint dan lainnya.

Bila Anda kali ini menjalankan Firefox, browser ini akan menampilkan bukan Google tapi Yahoo sebagai halaman pencari pertama. 'Hardware Abstraction Layer (HAL)' telah disingkirkan dari Lucid Lynx, dan proses booting terasa lebih cepat. Menggunakan fitur baru 'Open Source Driver Nouveau' untuk kartu grafis NVidia maka instalasi driver proprietari dapat dipasang secara serentak dan sekaligus mendongkrak kecepatan booting.
[Image: u1004_fspot_560.jpg]

Tampilan warung aplikasi Software Center juga diperbaharui baik dari sisi tampilan maupun struktur kategori yang menampilkan keterangan tentan aplikasi lebih jelas, termasuk tentang lisensi dan harganya. Pengelolaan paket aplikasi menggunakan Synaptic masih dipertahankan Canonical untuk Ubuntu LTS ini.

Rhythmbox yang menjadi pemutar musik standar Ubuntu kini ditambahkan dengan plugin yang tersambung ke Onlinemusikshop, yaitu dagangan musik dari Canonical. Toko Musik Ubuntu One Music Store ini nantinya menawarkan lagu-lagu popular dalam jumlah yang besar. Toko Musik Ubuntu di back-up antara lain oleh perusahan 7digital yang menyediakan musik format MP3 dengan kwalitas 256 KBit/s tanpa proteksi.

Walaupun sepintas sama sekali tidak ditemukan masalah dalam menggunakan versi beta pertama ini, namun ia disarankan tidak digunakan untuk produksi dan bila semua jadwal proses beta dipenuhi, maka versi final akan tersedia mulai tanggal 29 April 2010 mendatang.

No comments:

Post a Comment

tambah commentnya juga.